| Title: |
Perubahan Tekanan Intraokular Sebelum dan Sesudah Operasi Katarak Dengan Teknik Fakoemulsifikasi Pada Pasien Katarak Senilis di Rumah Sakit Mata Medan Baru. (Indonesian) |
| Authors: |
Baihaqi, Muhammad; Amra, Aryani Atiyatul; Rusda, Muhammad; Eyanoer, Putri Chairani |
| Source: |
Jurnal Impresi Indonesia (JII); Nov2025, Vol. 4 Issue 11, p5160-5171, 12p |
| Subject Terms: |
Cataract; Phacoemulsification; Surgery; Cohort analysis; Intraocular pressure; Vision disorders |
| Abstract (English): |
Cataract is the main cause of blindness in the world. According to WHO data in 2019, 65,2 million people got vision problems due to cataract. Phacoemulsification is often used in cataract surgery technique. Intraocular pressure is one the parameters for monitoring surgical result. This study aims to examine the changes of intraocular pressure before and after phacoemulsification in Medan Baru Eye Hospital. Senile cataract patients aged >40 years old who underwent phacoemulsification from August 2024 to October 2024 were included in this case-series study. A total of 440 samples were taken by using consecutive sampling technique. Pre and post operative intraocular pressure was measured in 1 hour before surgery, 1 day after surgery, 7 day after surgery and 14 day after surgery. Analysis using paired Ttest showed there were significant changing intraocular pressure between before surgery compare to 1 day after surgery (p=0.00), 7 day after surgery (p=0.00), and 14 days after surgery (p=0.00). There is changing intraocular pressure before and after cataract surgery with phacooemulsification technique in Medan Baru Eye Hospital. [ABSTRACT FROM AUTHOR] |
| Abstract (Indonesian): |
Katarak merupakan penyebab kebutaan yang paling utama di dunia, estimasi WHO pada tahun 2019, 65,2 juta orang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak. Teknik pembedahan katarak yang sering digunakan saat ini adalah fakoemulsifikasi. Tekanan intraokular merupakan salah satu parameter pemantauan dalam keberhasilan operasi katarak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan tekanan intraokular sebelum dan sesudah operasi katarak pasca fakoemulsifikasi di Rumah Sakit Mata Medan Baru. Metode penelitian berupa pasien katarak senilis berusia > 40 tahun yang dilakukan tindakan fakoemulsifikasi dari bulan Agustus sampai Oktober 2024 diinklusikan dalam penelitian case-series ini. Sebanyak 440 orang sampel diambil dengan teknik konsekutif sampling. Tekanan intraokular diukur dengan besaran nilai mm Hg. Dilakukan pengukuran tekanan intraokular 1 jam sebelum operasi, hari ke-1, hari ke-7 dan hari ke-14 pasca operasi. Hasil menunjukan analisis dengan uji Ttest berpasangan didapatkan perubahan yang signifikan antara nilai tekanan intraokular sebelum operasi dengan hari ke-1 pasca operasi (p=0.00), hari ke-7 pasca operasi (p=0.00) dan hari ke-14 pasca operasi (p=0.00). Terdapat perubahan tekanan intraokular sebelum dan sesudah operasi katarak pasca fakoemulsifikasi di Rumah Sakit Mata Medan Baru. [ABSTRACT FROM AUTHOR] |
| : |
Copyright of Jurnal Impresi Indonesia (JII) is the property of Riviera Publishing and its content may not be copied or emailed to multiple sites without the copyright holder's express written permission. Additionally, content may not be used with any artificial intelligence tools or machine learning technologies. However, users may print, download, or email articles for individual use. This abstract may be abridged. No warranty is given about the accuracy of the copy. Users should refer to the original published version of the material for the full abstract. (Copyright applies to all Abstracts.) |
| Database: |
Complementary Index |