Katalog Plus
Bibliothek der Frankfurt UAS
Bald neuer Katalog: sichern Sie sich schon vorab Ihre persönlichen Merklisten im Nutzerkonto: Anleitung.
Dieses Ergebnis aus BASE kann Gästen nicht angezeigt werden.  Login für vollen Zugriff.

ANALISIS KANDUNGAN KAFEIN DALAM KOPI TRADISIONAL GAYO DAN KOPI LOMBOK MENGGUNAKAN HPLC DAN SPEKTROFOTOMETRI UV/VIS

Title: ANALISIS KANDUNGAN KAFEIN DALAM KOPI TRADISIONAL GAYO DAN KOPI LOMBOK MENGGUNAKAN HPLC DAN SPEKTROFOTOMETRI UV/VIS
Authors: Aprilia, Fathia Rizqi; Ayuliansari, Yossy; Putri, Tikarahayu; Azis, Muhammad Yudhistira; Camelina, Wisye Dewi; Putra, Mochammad Resya
Source: BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi; Vol 16, No 2 (2018): BIOTIKA DESEMBER 2018; 40-44 ; 2621-4180 ; 1412-4297 ; 10.24198/bjib.v16i2
Publisher Information: Universitas Padjadjaran
Publication Year: 2018
Collection: Jurnal Online UNPAD (Universitas Padjadjaran)
Subject Terms: Kafein; kopi gayo; kopi lombok; HPLC; Spektrofotometri UV/VIS
Description: Kafein merupakan senyawa turunan alkaloid yang dapat ditemukan dalam kopi, teh dan minuman kemasanlainnya. Kelebihan kafein dapat menyebabkan sakit kepala, munculnya perasaan was-was dan cemas, serta dapatmenimbulkan gangguan pada lambung dan pencernaan. Oleh karenanya sangat dianjurkan untuk tidakmengonsumsi kafein melebihi batas yang diperbolehkan. Penduduk Indonesia sangat dominan mengonsumsikopi dan kini kopi tradisional di tiap daerah telah menjadi khas utama suatu daerah seperti kopi Gayo yangberasal dari Aceh dan kopi Lombok. Minimnya informasi kandungan kafein dalam kopi tradisional, berakibattidak terkontrolnya konsumsi kafein pada para penikmat kopi tradisional. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis kandungan kafein dalam kopi tradisional Gayo dan Kopi Lombok. Metode analisis yang dilakukanyaitu dengan HPLC dan Spektrofotometri UV/VIS. Kandungan kafein dalam kopi tradisional tersebut kemudiandibandingkan dengan kopi kemasan sebagai kontrol. Hasil analisis menggunakan UV/VIS dan HPLCmenunjukkan bahwa kandungan kafein pada kopi tradisional (gayo & Lombok) memiliki kadar kafein yanglebih rendah dibandingkan dengan kopi kemasan. Dari analisis UV/VIS diketahui bahwa kadar kafein pada kopigayo, kopi Lombok dan kopi kemasan adalah 9,70 mg/gram, 14,24 mg/gram dan 14,97 mg/gram. Sedangkanberdasarkan analisis menggunakan HPLC kadar kafein pada kopi gayo, kopi Lombok dan kopi kemasan adalah8,10 mg/gram, 14,07 mg/gram dan 14,08 mg/gram.
Document Type: article in journal/newspaper
File Description: application/pdf
Language: Indonesian
Relation: http://jurnal.unpad.ac.id/biotika/article/view/19829/9055; http://jurnal.unpad.ac.id/biotika/article/view/19829
DOI: 10.24198/bjib.v16i2.19829
Availability: http://jurnal.unpad.ac.id/biotika/article/view/19829; https://doi.org/10.24198/bjib.v16i2.19829
Rights: Copyright (c) 2018 BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi
Accession Number: edsbas.5B4C1248
Database: BASE