Katalog Plus
Bibliothek der Frankfurt UAS
Bald neuer Katalog: sichern Sie sich schon vorab Ihre persönlichen Merklisten im Nutzerkonto: Anleitung.
Dieses Ergebnis aus BASE kann Gästen nicht angezeigt werden.  Login für vollen Zugriff.

Hubungan Aktivitas Makroekonomi Terhadap Tingkat Bunuh Diri di Indonesia

Title: Hubungan Aktivitas Makroekonomi Terhadap Tingkat Bunuh Diri di Indonesia
Authors: Dea Ananda Karunia Putri; Muhammad Rayhan Al Ghiffary; Mohamad Rajendra Khalfani; Randi Widi Saputra; Fitri Amalia
Source: Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum; Vol. 4 No. 1 (2026): 2026; 486-498 ; Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik; Vol 4 No 1 (2026): 2026; 486-498 ; 3026-2917 ; 3026-2925 ; 10.61104/alz.v4i1
Publisher Information: Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran
Publication Year: 2026
Subject Terms: Bunuh Diri; Aktivitas Makroekonomi; Kausalitas; PDB; Pengangguran; Inflasi; Indonesia; WHO
Description: Hubungan antara aktivitas ekonomi dan bunuh diri di Indonesia telah menjadi subjek penelitian, namun fokusnya hampir secara eksklusif pada perkiraan asosiasi daripada efek kausal. Dalam tulisan ini, dengan menggunakan data harian (hipotetis) dari Indonesia (2011-2021), kami mengusulkan serangkaian asumsi yang masuk akal untuk memperkirakan dampak kausal dari variabel makroekonomi utama terhadap tingkat bunuh diri. Strategi identifikasi kami bergantung pada pengumuman makroekonomi terjadwal (dari Bank Indonesia dan BPS) dan prakiraan ekonomi profesional. Keuntungan penting dari metode ini adalah kemampuannya untuk menangkap elemen 'kejutan atau guncangan' melalui perbedaan yang diamati antara kinerja ekonomi aktual dan ekspektasi pasar. Jika prakiraan ini efisien, 'guncangan' yang diperkirakan akan bersifat 'seacak mungkin' (eksogen). Secara konsisten dengan teori ekonomi, hasil (hipotetis) kami menunjukkan bahwa guncangan yang mengurangi perkiraan pendapatan permanen akan mendorong tingkat bunuh diri. Secara spesifik, di tingkat populasi, peningkatan tak terduga pada Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan tingkat inflasi (harga kebutuhan pokok) mempercepat laju bunuh diri. Ada juga bukti heterogenitas perilaku antara jenis kelamin dan kondisi ekonomi; guncangan negatif pada pertumbuhan PDB meningkatkan angka bunuh diri populasi laki-laki, terutama saat ekonomi sedang dalam kondisi buruk.
Document Type: article in journal/newspaper
File Description: application/pdf
Language: English
Relation: http://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/AlZayn/article/view/3108/1992; http://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/AlZayn/article/view/3108
DOI: 10.61104/alz.v4i1.3108
Availability: http://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/AlZayn/article/view/3108; https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3108
Rights: Copyright (c) 2025 Dea Ananda Karunia Putri, Muhammad Rayhan Al Ghiffary, Mohamad Rajendra Khalfani, Randi Widi Saputra, Fitri Amalia ; https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
Accession Number: edsbas.796014BD
Database: BASE