| Title: |
DESAIN DAN REALISASI ALAT PENETAS TELUR BURUNG PUYUH MENGGUNAKAN SENSOR SUHU DHT11 DAN INTERNET OF THINGS BERBASIS KALMAN FILTER |
| Authors: |
Anggraini, Tiara; Daud, Muhammad; Salahuddin, Salahuddin; Putri, Raihan; Multazam, Teuku |
| Source: |
TRANSMISI; Vol 28, No 2 April (2026): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (Terbitan Akan Datang) ; Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro; Vol 28, No 2 April (2026): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (Terbitan Akan Datang) ; 2407-6422 ; 1411-0814 |
| Publisher Information: |
Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro |
| Publication Year: |
2026 |
| Collection: |
Universitas Diponegoro: Undip E-Journal System (UEJS) Portal |
| Subject Terms: |
Penetas telur burung puyuh; sensor DHT11; Kalman filter; internet of things (IoT); ESP32; pemantauan suhu |
| Description: |
Burung puyuh (Coturnix japonica) merupakan salah satu unggas dengan nilai ekonomi tinggi yang banyak dibudidayakan untuk diambil telurnya. Penetasan telur burung puyuh secara konvensional kerap mengalami kendala seperti fluktuasi suhu dan kelembaban yang tidak stabil, yang berdampak pada rendahnya tingkat keberhasilan penetasan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat penetas telur burung puyuh berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi sensor DHT11 dan metode Kalman Filter untuk meningkatkan akurasi pengukuran suhu dan kelembaban secara real-time. Alat penetas telur ini dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 untuk mengontrol komponen-komponen seperti motor rotasi telur, kipas DC, serta mengirim data ke aplikasi Blynk untuk pemantauan dan pengendalian jarak jauh. Sensor DHT11 digunakan untuk mengukur suhu dan kelembaban dan diterapkannya algoritma Kalman Filter untuk menyaring data dan meningkatkan keandalan pengukuran. Pengujian dilakukan pada dua minggu dengan setpoint suhu minggu pertama 370 C dan minggu kedua 390 C dengan jumlah sampel telur burung puyuh 65 butir. Hasil pengujian diperoleh bahwa alat penetas telur ini dapat bekerja dengan baik dan akurat. Kalman Filter berhasil menurunkan rata-rata kesalahan pengukuran suhu dari 4,89% menjadi 0,11% dan kesalahan pengukuran kelembaban dari 0,89% menjadi 0,76%. Kalman Filter terbukti mampu menyesuaikan nilai prediksi berdasarkan pembacaan sebelumnya serta menyaring noise dari data yang tidak wajar. Hasil keseluruhan menunjukkan bahwa sistem penetasan berbasis Kalman Filter dan IoT ini mampu meningkatkan kestabilan kondisi lingkungan penetasan serta meningkatkan efisiensi dan keberhasilan penetasan telur burung puyuh secara signifikan. |
| Document Type: |
article in journal/newspaper |
| Language: |
Indonesian |
| Relation: |
https://ejournal.undip.ac.id/index.php/transmisi/article/view/75633 |
| DOI: |
10.14710/transmisi.28.2.%p |
| Availability: |
https://ejournal.undip.ac.id/index.php/transmisi/article/view/75633; https://doi.org/10.14710/transmisi.28.2.%p |
| Rights: |
Copyright (c) 2026 TRANSMISI ; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 |
| Accession Number: |
edsbas.9C9FC294 |
| Database: |
BASE |