| Description: |
Dalam era transformasi sosial, ekonomi, dan teknologi yang berlangsung cepat, konsep robust governance menjadi pendekatan strategis yang penting dalam administrasi publik. Buku ini menghadirkan analisis komprehensif mengenai bagaimana tata kelola pemerintahan dapat dirancang, dijalankan, dan dievaluasi agar tetap efektif, adaptif, dan responsif terhadap dinamika perubahan serta tantangan yang kompleks. Dengan fokus pada isu kebijakan publik dan pelayanan publik, buku ini menjelaskan tantangan utama yang dihadapi pemerintah modern: mulai dari digitalisasi layanan publik, kolaborasi lintas sektor, peningkatan kualitas birokrasi, krisis multidimensi, hingga tuntutan transparansi dan partisipasi masyarakat. Melalui perspektif teoretis dan studi kasus terkini, pembaca akan dibimbing memahami bagaimana pemerintah dapat membangun kapasitas institusional yang tangguh, berkelanjutan, serta mampu mendukung inovasi kebijakan. Konsep robust governance diposisikan sebagai kerangka adaptif yang tidak hanya berbicara soal stabilitas tata kelola, tetapi juga kemampuan sistem pemerintahan untuk belajar (learning governance), mengantisipasi risiko, serta merespons perubahan kebijakan secara inklusif dan berbasis bukti (evidence-based policy). Buku ini ditulis untuk mahasiswa, akademisi, pembuat kebijakan, ASN, praktisi tata kelola, dan para pemangku kepentingan yang berupaya meningkatkan kualitas administrasi publik di tingkat lokal, nasional, maupun global. Dengan pendekatan multidisiplin, buku ini menyediakan pemahaman mendalam dan praktis mengenai desain kebijakan publik dan manajemen layanan publik yang berorientasi pada keberlanjutan, inovasi, dan kepercayaan publik. Pada akhirnya, Robust Governance in Public Administration menawarkan visi pemerintahan masa depan: pemerintahan yang tidak hanya mampu bertahan dalam perubahan, tetapi juga unggul melalui tata kelola yang cerdas, kolaboratif, dan berkeadilan. |