Katalog Plus
Bibliothek der Frankfurt UAS
Bald neuer Katalog: sichern Sie sich schon vorab Ihre persönlichen Merklisten im Nutzerkonto: Anleitung.
Dieses Ergebnis aus BASE kann Gästen nicht angezeigt werden.  Login für vollen Zugriff.

SOSIOLEK DIGITAL DALAM UNGGAHAN REMAJA MUSLIM: KAJIAN KUALITATIF CAMPUR KODE DAN INTERFERENSI BAHASA ARAB DI PLATFORM MEDIA SOSIAL X

Title: SOSIOLEK DIGITAL DALAM UNGGAHAN REMAJA MUSLIM: KAJIAN KUALITATIF CAMPUR KODE DAN INTERFERENSI BAHASA ARAB DI PLATFORM MEDIA SOSIAL X
Authors: Tufahati, Anisa; Marsela, Sintaria; Erlina, Erlina; Zainal, Rafli; Koderi, Koderi; Al Khidr, Tamer Sa'ad Ibrahim Al Khidr
Source: JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT; Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026; 770-775 ; 2614-6061 ; 2527-4295 ; 10.37081/ed.v14i1
Publisher Information: Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Publication Year: 2026
Collection: Jurnal Online Institut Pendidikan Tapanuli Selatan (IPTS)
Description: Penelitian ini menginvestigasi sosiolek digital yang terbentuk dari fenomena kebahasaan dalam unggahan para pemuda Muslim di platform media sosial X (sebelumnya Twitter), dengan fokus pada praktik code-mixing dan interferensi bahasa Arab. Sosiolek ini mencerminkan identitas sosial-keagamaan kelompok pemuda sebagaimana termanifestasi dalam komunikasi digital sehari-hari mereka. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan 50 data unggahan teks dari linimasa publik X yang mengandung unsur bahasa Arab, kemudian dianalisis melalui kerangka Sosiolinguistik.Temuan penelitian menunjukkan adanya dominasi praktik code-mixing dibandingkan interferensi bahasa Arab. Praktik code-mixing terutama berupa penyisipan kata-kata religius (misalnya istiqomah, sholihah), frasa (misalnya In Syaa Allah, Jazakallah Khair), dan klausa ke dalam kalimat bahasa Indonesia. Fungsi utama code-mixing ini meliputi penguatan identitas keagamaan, penegasan emosi (seperti rasa syukur atau keterkejutan), serta sebagai bentuk sapaan di antara anggota komunitas (akhi, ukhti). Sementara itu, interferensi bahasa Arab ditemukan pada bentuk morfologis, seperti penggunaan akar kata kerja Arab yang diberi afiks bahasa Indonesia (misalnya istiqomahlah), yang menunjukkan adanya penyerapan leksikal yang memengaruhi struktur gramatikal lokal. Pembentukan sosiolek digital ini menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya menjadi ruang interaksi linguistik, tetapi juga wadah konstruksi identitas keagamaan berbasis bahasa. Disimpulkan bahwa sosiolek digital pemuda Muslim di platform X ditandai oleh perpaduan antara bahasa gaul digital dan leksikon religius, yang membentuk gaya komunikasi yang khas, dinamis, dan ekspresif.
Document Type: article in journal/newspaper
File Description: application/pdf
Language: English
Relation: https://journal.ipts.ac.id/index.php/ED/article/view/7761/4139; https://journal.ipts.ac.id/index.php/ED/article/view/7761
DOI: 10.37081/ed.v14i1.7761
Availability: https://journal.ipts.ac.id/index.php/ED/article/view/7761; https://doi.org/10.37081/ed.v14i1.7761
Rights: Copyright (c) 2026 JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT ; http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
Accession Number: edsbas.A9B9CF1B
Database: BASE